Posts Tagged ‘Yamaha’

Injeksi lagii.. Injeksi lagiii.. 😉 . Yah, inspirasinya memang lagi disitu. So, demi kesehatan otak kiri yoo dituangkan saza :mrgreen: . Anyway, era injeksi yang bolelaah dibilang udah didepan mata, sudah dimulai jamannya pengabutan R2 diatur ama sensor ECU, meski bukan berarti karbu udah ketinggalan jaman. Nggak, tapi memang sudah eranya maen2an laptop buat utak atik motor, untuk pencerdasan dan peningkatan daya saing juga toh thd mekanik2 Indonesia yg terkenal dgn keberanian akal2annya dan penghargaan thd masyarakat Indonesia jg laahhh, mosok kalah ama negara tetangga yg merdekanya belakangan :mrgreen: . Nah, sudah seberapa siap sih masyarakat R2 RI menghadapi era injeksi ini?? Sebelum dijawab, ada baiknya menyimak gallery berikut. Mohon maaf kalo seenaknya ngembat foto ybs. Tapi ini dilakukan sok for scientific reason :mrgreen: .

baca selengkapnya

Ajang gelaran MotoGP Aragon minggu kemarin memang banyak diwarnai pemberitaan menarik. Sebut aja kemenangan ke-100 bagi Repsol Honda, penggunaan sasis alumunium di Desmosedici Rossi, dan yang masih hangat dibicarakan yakni team order antara Jorge Lorenzo dengan Ben Spies. Tapi WBS (warungbaksosabar) termasuk orang yang tidak percaya bahwa keberhasilan Lorenzo melewati Spies adalah team order dari Yamaha Team Factory.

Team order di ajang motorsport memang bukan hal yang baru (ya iyalah, kumaha seh :mrgreen: ). Dalam sejarah dunia balap motor sendiri, Yamaha memang pernah melakukan team order yang cukup ekstrim. Yep, pada era 1960-an tepatnya 1968. Yamaha menginstruksikan Phil “the Prince of Speed” Read untuk konsentrasi memenangkan kelas 125 cc. Phil Read sendiri memang berhasil menjuarai kelas 125 cc. Tapi di kelas 250 cc yang juga diikutinya, Read memiliki jumlah kemenangan sama dengan rekan setimnya Bill Ivy menjelang race terakhir dimusim tersebut. Yamaha pun akhirnya menginstruksikan Read untuk memberikan jalan agar Bill Ivy  yang merebut tahta di kelas 250 cc. Read akhirnya melanggar instruksi timnya dan meraih gelar 250 cc. pada musim berikut, Yamaha akhirnya memutuskan kontraknya dengan Phil “the Pearl Read.

baca selengkapnya