Posts Tagged ‘LeBron James’

NUM PLAYER POS HT WT DOB   FROM YRS
50 Joel Anthony C 6-9 245 08/09/1982   Nevada-Las Vegas 4
31 Shane Battier F 6-8 220 09/09/1978   Duke 10
1 Chris Bosh F 6-11 235 03/24/1984   Georgia Tech 8
15 Mario Chalmers G 6-2 190 05/19/1986   Kansas 3
30 Norris Cole G 6-2 170 10/13/1988   Cleveland State R
34 Eddy Curry C 7-0 295 12/05/1982   Thornwood HS (IL) 9
32 Mickell Gladness C 6-11 220 07/26/1986   Alabama A&M R
14 Terrel Harris G 6-5 190 08/10/1987   Oklahoma State R
40 Udonis Haslem F 6-8 235 06/09/1980   Florida 8
5 Juwan Howard F 6-9 250 02/07/1973   Michigan 17
6 LeBron James F 6-8 250 12/30/1984   St. Vincent-St. Mary HS (OH) 8
22 James Jones F 6-8 215 10/04/1980   Miami (Fla.) 8
13 Mike Miller F 6-8 218 02/19/1980   Florida 11
45 Dexter Pittman C 6-11 308 03/02/1988   Texas 1
3 Dwyane Wade G 6-4 220 01/17/1982   Marquette 8

 

Head Coach:

– Erik Spoelstra (College – Portland)

 

Assistant Coach:

– Bob McAdoo (College – North Carolina)

– Keith Askins (College – Alabama)

– Ron Rothstein (College – Rhode Island)

– David Fizdale (College – San Diego)

– Chad Kammerer (College – Westmont)

Advertisements

Only a blind and a fool man who doubted the greatness of LeBron “The King” James. Dengan postur tinggi badan menjulang 6’8 ft (2.03 m) dan berat 250 lbs (113.4 kg), James idealnya hanya bermain di posisi Power Forward (PF). But, no, LeBron memiliki bakat yg sangat2 luar biasa, hingga ia bisa memainkan seluruh key-position di basket. Dari Point Guard (PG) sampai ke Center (C). Hasilnya, luar biasa, First overall draft-picked 2003, Rookie Of the Year (ROY) 2004, NBA-Scoring Champ 2008, 2-MVP All Star, 2-MVP Regular Season, and 2 Trips to the NBA Finals, But once again without a title. Hakeem Olajuwon failed at 1986 but he made it in ’94&’95, Shaq failed at ’94 but he made it in ’00-’02, Dirk Nowitzki failed at ’06 and he made it at 2011 against the King. And James, still has no title 😦 . Makes us as an NBA Fans wondering. Why?? What’s wrong with James? What’s missing ingredient to make him win a title? You know what.. i’ll try to find the answer.

baca selengkapnya

Yep, itu benar. Perkenalan gue dengan dunia NBA memang belum terlalu lama (baru lima tahunanlah :-D). Yang gua tahu dari NBA awalnya cuman Michael Jordan dan Chicago Bulls. Gak lebih gak kurang. Itupun tahu dari film Space Jam :mrgreen: . Aslinya gue emang orang yg gak punya minat apalagi bakat dibidang olahraga (padahal mah alesan sebenernya gua org yg cupu, katrok, dan gak bisa apa2 soal olahraga, cuman bisa maen gundu doang singkatnya). Tapi menjelang akhir masa SMA gua, minat basket itu akhirnya lahir juga (Alhamdulilah Ya Allah, sambil sujud syukur 😀 ). Akhirnya gua putuskan, gua mau serius dibidang basket (maksudnya bisa maen basket :mrgreen: ).

Keseriusan itulah yang membuat gua berpikir untuk mencari figur dalam latihan maen basket. Gua mulai dari Michael Jordan. Akhirnya gua berburu DVD2 tentang Michael Jordan. Dan didapatkanlah DVD bajakan tentang seri Chicago Bulls Championship 1990-1998, Michael Jordan and His Airness, dan yang terakhir NBA Street Series Volume 1 dan 3. Di dua DVD awal yg gua sebutin, figur seorang Michael Jordan sebagai seorang pemain dan atlet basket memang terlihat sempurna. Sampe2 Bill Clinton menyambut tindakan Michael yang mengakhiri masa pensiun pertamanya. Sedangkan di DVD terakhir yg gua sebutin, barulah gua melihat sosok seorang Kobe Bryant. Impresi pertama adalah seorang Kobe terlihat sangat cocky, angkuh, dan selfish. Yah, emang pada waktu itu, lagi jaman2nya Kobe dibenci sepanjang karirnya. Setelah gua cari tahu, Kobe pernah duduk di peringkat pertama sebagai atlet yg paling dibenci didunia. Sebagai anak baru didunia basket, yah ane sih ikut2an aja.

baca selengkapnya

Kenapa cuman kedua?? Karena yang pertama bro n sis sekalian pasti udah tau jawabannya. Yak bener, duel terbaik antara LBJ vs The Truth adalah pada game ke-7 di NBA Final Wilayah Timur tahun 2008. Bahkan duel tersebut, dinominasikan sebagai best playoff games pada tahun 2010. Nah, pada video matchup yg saya berikan ini, Lebron mencetak triple double 40+ pointnya yg ketiga kali. Dengan torehan 43 points, 11 rebounds, and 12 assists. Sedangkan Paul Pierce sendiri mencetak rekor torehan poin tertingginya sepanjang karir dengan 50 angka. Duelnya sendiri berjalan sangat seru, dengan aksi-aksi ankle breaker dari kedua best scorer NBA ini. plus, aksi in your face dunk LeBron terhadap Delonte West.

Pertandingan ini sendiri terjadi pada 15 Februari 2006. Dan berjalan sangat seru, saking serunya pertandingan ini bukan lagi antara Cleveland Cavaliers vs Boston Celtics. Tapi menjadi aksi individual antara LBJ vs The Truth. Apalagi pertandingan berjalan dengan dua kali overtime. So, nikmati saja aksi mencetak angka dari LeBron vs penetrasi pintar dari Paul Pierce untuk menyamakan kedudukan. Siapa yg jadi pemenang?? LeBron ataukah Paul?? Well, enjoy the vid aje yee :mrgreen:

Well, Alhamdulillah kemaren ane sempet nonton pertandingan Miami Heat vs Boston Celtics. Pertandingannya terus terang berjalan sangat seru, keras, physical, dan atmosfer-nya bukan atmosfer pertandingan babak semifinal wilayah. Tapi udah atmosfer pertandingan di level NBA Finals. Delonte West pemian guard Celtics terkena technical fouls, Jermaine O’Neal terkena sanksi flagrant foul, dan Paul Pierce terpaksa disuir dari lapangan setelah mendapatkan technical foul yang kedua. Yah, walopun technical foul-nya yang kedua merupakan panggilan yang kontroversial dari wasit. Dua tim ini memang memiliki sejarah yang tidak mengenakkan dimusim-musim yang lalu. Kita ketahui Celtics mengakhiri musim LeBron James di playoff 2008 dan 2009. Musim lalu, giliran D-Wade yang musimnya berkahir setelah dikalahkan oleh Celtics 4-1 di ronde pertama. Dan, kedua tim ini memang pantas bermain dilevel NBA Finals. Kita disuguhkan atmosfer NBA Finals dalam seri ini. dimana keranjang basket akan semakin kecil dengan field goals yang semakin tidak akurat, pelanggaran2 keras, dan panggilan technical foul terhadap pemain. Plus, sampai akhir pertandingan kita disuguhkan pertandingan 3-points shootout dari finalis kontes three points NBA All Star 2011 kemaren, yaitu antara James Jones, Ray Allen, dan Paul Pierce. Benar-benar pertandingan yang menarik dengan James Jones juga yang memenangkan aksi three-pointer-nya hari ini meski ia bermain dari pemain bangku cadangan.

baca selengkapnya

Oohh, maaann… Andaikan saja Miami heat dan Boston Celtics adalah dua tim dari wilayah barat dan timur. Maka kita pasti banyak yang berharap, kedua tim inilah yang berhadapan di NBA Finals. Kurang apa kedua tim ini untuk melaju ke NBA Finals. Miami Heat dan Celtics adalah dua tim yang layak menjadi juara NBA Finals musim ini. hanya saja, kali ini mathcup-nya bukan lagi the big three vs the big three. Tapi sudah menjadi the big three versus the big four. Yep, skill, mental, dan kepemimpina Rajon Rondo memang sudah diakui oleh para fans NBA. Apalagi jika Shaquille O’Neal, pemain center Celtics yang sedang cedera dan kini sedang recovery dan diprediksi akan memperkuat Celtics di babak semifinal nanti. Maka Celtics akan menjadi The Big Five, tidak sekedar the Big Four lagi.

Di regular season Boston Celtics unggul telak dari Miami Heat dengan memenangkan 3 dari 4 kali pertemuan, dengan keunggulan selisih angka 5.3 PPG. Tapi kemenangan Miami Heat di regular season merupakan kemenangan telak dengan skor 100-77 meskipun bermain di American Airlines, kandang Miami Heat. So, banyak yang mensinyalir kekalahan Heat dari Celtics pada 3 game awal adalah akibat belum menyatunya chemistry The New Big Three mereka.

baca selengkapnya

Seperti pada game sebelumnya, Miami Heat sempat tertinggal dengan selisih double digit di kuarter awal oleh Philadelphia 76ers, pemain 76ers yang berhasil memasukkan 9 dari 11 tembakan pertamanya unggul 20-10 di menit-menit awal kuarter satu. Sebelum akhirnya Miami Heat membalas serangan dengan mencetak 17 amgka berturut-turut dan unggul dengan skor 27-23 di akhir kuarter pertama. Philadelphia 76ers yang mengawali musim dengan rekor menang-kalah 3-13 berhasil memangkas selisih angka menjelang pertandingan bubar melalui tembakan jumper dari Andre Iguodala sehingga kedudukan menjadi 92-91 sisa 36 detik kuarter 4. Joel Anthony yang tidak mengambil satu tembakan sedikitpun berhasil menceploskan tembakan free throw penentuan untuk mengamankan kedudukan Miami Heat dan meraih kemenangan dengan skor akhir 97-91.

LeBron James yang pada latihan pagi mengatakan bahwa pertandingan melawan Philadelphia 76ers ini adalah sebuah sarapan, tidak mencetak satu angka pun dibabak awal (0 )points. Problem yang diindikasi merupakan kelemahan Miami Heat adalah tim ini lambat panas dikuarter awal, meskipun pada akhirnya mereka unggul dan memenangkan pertandingan melawan 76ers. The Big Three dari South Florida, Miami Heat berhasil mencetak double double, LeBron James 16 angka, 10 rebound, dan 8 assists. Chris Bosh meraih 22 angka dan 11 rebound. Dwyane Wade yang menjadi player of the game menyumbang 26 angka, 11 rebound, dan 7 assists. Sedangkan dari kubu Philadelphia 76ers, Elton Brand dan Andre Iguodala masing-masing menyumbang 22 angka, Jodie Meeks 12 angka, dan Thaddeus Young mencetak 13 angka.

baca selengkapnya