Posts Tagged ‘LA Lakers’

Mungkin bro&sis bertanya2,, kenapa juga harus LA Lakers era Shaq-Kobe?? Sangat jelas kok bro,, memasuki era milennium baru LA Lakers dgn Shaq-kobe lah yg sukses meraih gelar Three-Peat. Bahkan kalo saja Kobe nggak terkena kasus skandal perkosaan, bukan tidak mungkin Lakers bisa meraih 4-peat atau mungkin saja 5-peat. Kombinasi kematangan center dominan Shaquille O’Neal dgn guard muda paling berbakat Kobe Bryant plus pelatih gaek Phil “Zen Master” jackson menjadikan tim ini paling dominan dimasanya. NBA.com sendiri pernah memasukkan LA Lakers era Kobe-Shaq sebagai salah satu dari 5 tim terbaik NBA sepanjang masa. Tentunya setelah Chicago Bulls era MJ-Scottie yg memiliki rekor belum terpecahkan 72 kemenangan di NBA Regular Season.

Selain kombinasi Shaq-Kobe-Phil Lakers masih diperkuat oleh pemain2 veteran dan bench dengan chemistry yg mengejutkan. Sebut saja, Horace Grant, Glen Rice, Rick Fox, John Salley, Robert Horry, Brian Shaw, dan Derek Fisher. Tidak diragukan lagi, LA Lakers era Shaq-Kobe merupakan one of the greatest team. Lalu bagaimana setelah era tersebut?? Tim2 mana saja yg layak menyandang gelar tim terbaik?? Monggo disimak:

baca selengkapnya

Advertisements

Kobe Bryant. Yep, dia memang sering menuai kontroversi. Salah satunya adalah reputasinya sebagai seorang scorer. Banyak pengamat NBA yg menyatakan, “Lakers akan lebih sering menang bila Kobe hanya menembak tidak lebih dari 20.” Salah?? Tidak juga. Benar?? Mungkin saja. Blackmamba memang tidak jarang menembak lebih dari 20 kali di sebuah game. Bahkan tidak jarang 40++ tembakan pun ia lakukan.

Kalo anda lupa, melawan Toronto Raptors Kobe mencetak 81 angka dengan mengambil 48 tembakan. Di Seattle Supersonics melawan Kevin Durant, Kobe mencetak hanya 48 angka dari 48 tembakan. Melawan Houston Rockets, Kobe mencetak 53 angka dari 43 tembakan. Di dua pertandingan akhir yang saya sebut, artinya Kobe hanya mendapatkan sedikit jumlah free-throw yang berarti Kobe tidak bermain efisien. One shot for one point. Tapi ingat, kala itu Lakers menang.

Tapi juga jangan lupa, ketika pertandingan Lakers melawan Washington Wizards. Kobe mencetak 30 angka dari 15 tembakan. Atau dimusim 2011, melawan Celtics yg hebat dalam urusan defense Kobe mencetak 24 angka dari 16 tembakan. Which means, tidak sepenuhnya benar Lakers lebih sering kalah bila Kobe mengambil tembakan lebih dari 20. Lalu mengapa Kobe sering mengambil tembakan lebih dari 20?? Reputasinya sebagai skorer?? tentu saja. Bagaimana dengan statement Lakers lebih sering kalah bila Kobe menembak tidak lebih dari 20?? Itulah yang akan juraganbakso bahas.

baca selengkapnya

Jedeerrrr… NBA Lockout yang tak kunjung jelas juntrungannya kapan berakhir membuat para superstarnya mempertimbangkan untuk bermain overseas. Tapi, kalo sampe Kobe Bryant maen di Italia. Berarti pakde David Stern dan oom2 owner tim bener2 keterlaluan. Asal tau aja, biasanya menjelang bulan Oktober para penggila NBA pasti udah jingkrak2. Bukan apa2, dibulan Oktober atau Novemberlah NBA Regular season start. Lah ini ada pengumuman penundaan training camp dan 43 games NBA Regular season 2011-2012. Yoo wajar, Kobe memilih untuk bermain di Italia selama lockout berlangsung. NBA Lockout terjadi karena belum terjadi kesepakatan antara pemain dan pemiliki tim mengenai pendapatan, salary cap, dan panjang kontrak pemain.

Menurut berita yg dilansir NBA.com, Kobe menandatangani kontrak senilai 3 juta dollar untuk bermain 10 games bersama tim Italy, Virtus Bologna. Kobe direncanakan datang ke Italy hari Rabu atau Kamis minggu depan, dan akan berada di Italy selama 40 hari. Tapi, jangan khawatir kontrak Kobe dengan Virtus Bologna adalah kontrak yg unik. Dimana Kobe diperbolehkan langsung kembali ke markas LA Lakers bila NBA Lockout berakhir untuk menjalani training camp bersama timnya. Kobe (33 tahun) sendiri masih terikat kontrak 3 tahun dengan LA Lakers dengan total nilai kontrak sebesar 83.5 juta dollar.

baca selengkapnya

Atlanta Hawks berhasil mengeiliminasi Orlando Magic di game ke 6 ronde pertama, dengan skor 4-2 keunggulan Atlanta Hawks. Orlando Magic yang pada musim lalu menyapu bersih Atlanta Hawks dengan selisih skor 25 PPG, gagal maju ke babak semifinal wilayah timur untuk pertama kalinya setelah berhasil melaju kebabak smeifinal wilayah 3 kali berturut-turut sejak 2008. Atlanta Hawks sempat unggul 71-59 dikuarter 4, sebelum Orlando Magic mengejar dengan mencetak 8 angka berturut-turut tapa balas dan memangkas selisih angka menjadi 71-67. Pertandingan menjadi semakin menarik menjelang bubar. Atlanta Hawks yang unggul 82-81, mendapatkan dua tembakan free throw setelah Jamaal Crawford terkena foul. Orlando Magic tidak berhasilmenyamakan kedudukan, setelah tembakan tiga angka JJ Reddick dan jason Richardson gagal masuk. Skor akhir 84-81 keunggulan Atlanta sehingga Atlanta Hawks berhasil maju ke babak semifinal wilayah 2 musim berturut-turut. Di semifinal wilayah, Atlanta Hawks akan bertemu dengan Chicago Bulls pada hari Selasa, 2 Mei 2011.

baca selengkapnya

Pau Gasol yang hanya memasukkan 4 dari 19 tembakan (4-19 FG) dalam dua games terakhir, berhasil memasukkan tembakan 3 angka yang menyebabkan Lakers unggul 78-70 di kuarter keempat. Tidak cukup sampai disitu, Gasol kembali menceploskan 2 tembakan sehingga mengamankan kedudukan dengan keunggulan 85-71 di sisa 8 menit kuarter empat. Total Gasol mencetak 17 angka (7-13 FG), 10 rebound, dan 4 assists dalam 33 menit bermain. Lakers yang bermain dalam definitely-must-win-situation (situasi harus menang, red.), berhasil memimpin dari kuarter pertama dengan Kobe Bryant yang on fire dan mencetak 15 angka pada babak pertama. Total Kobe mencetak 30 angka, 6 rebound, dan 2 assists. Sedangkan Chris Paul yang dijaga ketat oleh pemain Lakers, berhasil mencetak 22 angka, 8 assists, dan 5 rebound, plus 5 TO. Kekalahan Hornets kali ini, lebih disebabkan lemahnya produktivitas pemain cadangan mereka yang menjadi faktor utama dalam kemenangan di game pertama. Total pemain cadangan Hornets hanya mencetak 9 angka (4-17 FG).

baca selengkapnya

Kalo di wilayah timur saja udah seru, apalagi wilayah barat yang memang persaingannya lebih ketat. Dimulai dengan upset-nya dua top seeded wilayah barat yaitu San Antonio Spurs dan Los Angeles Lakers yang dikalahkan oleh Memphis Grizzlies dan New Orleans Hornets. Memphis Grizzlies yang menggunakn motto pertandingan “let’s make history” , benar-benar membuat sejarah dengan memperoleh kemenangan pertama bagi pendukungnya di Memphis Grizzlies. Yep, inilah kemenangan pertama dalam sejarah Memphis Grizzlies selama 16 tahun di liga NBA. Pertandingan sendiri berjalan seru dengan skor seimbang 98-98 di 24 detik kuarter terakhir. Sebelum akhirnya Shane Battier melesakkan tembakkan tiga angka penentuan. San Antonio Spurs yang tidak didukung oleh pemain Manu Ginobili unggul dalam jumlah free throw tetapi menembak dengan persentase yang sangat rendah, yaitu hanya 40 % FG. Zach Randolph memimpin dengan perolehan 25 angka dan 14 rebound. Sedangkan dari San Antonio, Tim Duncan memimpin dengan 16 angka dan 13 rebound.

baca selengkapnya

Akhirnya sempet juga nulis soal Lakers ini. Musim ini terdapat catatan menarik, yaitu jumlah  rekor-kalah LA Lakers sama dengan Dallas Mavericks (57-25). Hanya saja Lakers unggul di season series matchup dengan rekor 2-1. Los Angeles Lakers merupakan tim favorit juara yang rapuh. Dalam artian pemain mereka rapuh alias rentan terhadap cedera. Sebut saja Andrew Bynum yang harus absen di beberapa games awal akibat pemulihan cedera lutut, kemudian back up center mereka Theo Ratliff yang juga harus cedera. Cedera kedua pemain tersebut menyebabkan Pau Gasol bermain dengan jumlah menit yang banyak (terus terang ini cukup merugikan Lakers). Lalu Matt Barnes yang juga cedera di tengah musim dan harus absen beberapa game. Pemain bintang mereka pun, Kobe Bryant juga rentan terhadap cedera yang harus dipikulnya dalam beberapa musim terakhir tanpa operasi atau pengobatan yang signifikan, untuk menghindari cedera yang tidak diinginkan maka Phil Jackson dan Lakers melimit minute play Kobe dengan bermain rata-rata 33.9 MPG (terendah setelah musim keduanya di NBA). Mereka memang tim favorit juara yang hebat. Tapi si hebat pun bukanlah unbreakable man. Oleh karena itu, musuh utama mereka adalah cedera yang mengintai para pemainnya.

baca selengkapnya