Posts Tagged ‘Honda’

Apa jadinya bila Soichiro Honda tidak memutuskan untuk terjun di dunia balap. Dan apa jadinya bila Honda tidak menantang dunia barat pada masa itu. Mungkin inovasi yang dilakukan oleh pabrikan Eropa tidaklah terlalu signifikan dalam satu dekade keikutsertaan Honda.

Inilah “kekuatan mimpi” dari seorang Soichiro Honda. Seseorang yang pernah ditolak naik pesawat karena kebanyakan membawa sparepart dikopernya. Memang ketika memulai mimpinya untuk terjun didunia balap Honda belum tahu apa-apa soal motorsport. Sama tidak tahunya Soichiro tentang manajemen perusahaan yang baik. Well, dengan sparepart2 yang ia beli itulah Honda jadi tahu apa yang dibutuhkan untuk mengikuti ajang motorsport dunia. Honda menjadi tahu, dibutuhkan material berkualitas nan presisi dan keberanian inovasi tiada henti untuk bersaing didunia balap motor. Dan sejak inilah Honda menghasilkan produk-produk yang terkenal reliable dan berkualitas sekaligus kencang :mrgreen: .

baca selengkapnya

Tahun 2002 adalah tahun dimulainya kembali era 4-stroke di MotoGP. Setelah sebelumnya selama 15 tahun hanya diperbolehkan 2-stroke dengan displacement (isi silinder) 125, 250, dan 500. Yang artinya dalam semua kelas GP hanya ada 2-stroke engine, kecuali kelas para raja MotoGP yaitu 2-stroke 500 cc dan 4-stroke 990 cc. Tapi ternyata balik maning ke era 1950 dan 1960-an, 2-stroke vs 4-stroke adalah hal yang lumrah broo. Gak tanggung2 displacement-nya sama lagi.

Trus siapa pemenangnya pada dinasti tersebut??

baca selengkapnya

Alkisah, pada tahun 1954 seorang Soichiro Honda bergumam, “My childhood dream was to be a motorsport World Champion with a machine built by myself.” Yang artinya kira-kira, “mimpiku sejak kecil adalah memenangkan kejuraan motorsport dengan mesin yang aku bangun.” Sebuah mimpi yang fantastis, karena pada masa itu memenangkan sebuah GP series adalah hal yang tak terbayangkan bagi pabrikan Jepang. Karena pada masa tersebut, produk motor Jepang terkenal dengan reputasinya yang buruk. Baik itu kualitas maupun modelnya yang agak kuno dan terkadang meniru mentah2 desain dari Italy atau Inggris.

Tapi Soichiro Honda berpikir, untuk memperkenalkan produknya lebih luas Honda harus mengikuti dan memenangkan kejuaraan dunia. Dan pada tahun 1954, Honda memutuskan untuk mengikuti kejuaraan Isle of Man TT, serta membangun sebuah prototipe motor 220 cc satu silinder. Pada tahun yang sama pula, Soichiro Honda pergi ke Eropa untuk menyaksikan Isle of Man TT. Kenapa Isle of Man TT?? Karena saat itu, kejuaraan inilah yang paling bergengsi. Dalam sekejap, Soichiro langsung kecewa karena menyaksikan calon kompetitornya jauh lebih kencang dibandingkan dengan prototipe yang sedang dibangunnya.

baca selengkapnya