Posts Tagged ‘Derrick Rose’

Kobe Bryant yang terkena cedera engkel pada akhir kuarter ke-4 di game 4 dan menolak untuk di-MRI­ dan treatment, berhasil melakukan poster-dunk terhadap pemain center New Orleans Hornets Emeka Okafor di kuarter kedua. Dunk yang dilakukan oleh Kobe meningkatkan semangat teman-temannya dan mendapatkan peningkatan kontribusi dari duo bigman Lakers Bynum-Gasol di area low-post. Dominannya bigman-bigman Lakers bisa dilihat dari keunggulan perolehan second-chance-points 22-2 atas NO Hornets. LA Lakers juga unggul di rebound dengan 42-25 (15 diantaranya offensive rebound). Namun, di kuarter awal Hornets memimpin dengan skor 32-23. Sebelum akhirnya poster dunk Kobe dikuarter kedua menyebabkan Lakers unggul di akhir babak pertama dengan skor 54-51. Dan Lakers berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 106-90 plus memimpin 3-2 di seri playoff ronde pertama.

baca selengkapnya

Advertisements

Hari ini pertandingan diwarnai oleh munculnya sebuah sejarah baru. Dimana pemain-pemain muda sudah siap memegang tongkat keemasan sebagai tanda bahwa jaman sudah berganti. Tim Duncan dkk sudah saatnya menyerahkan tongkat kejayaannya kepada Zach Randolph dkk. Saya akan mulai membahas recap hasil pertandingan dari Bulls vs Pacers.

Sekali lagi Indiana Pacers memberikan perlawanan ketat terhadap Top seeded Chicago Bulls. Pacers yang tertinggal 3-0 di playoff, memastikan terjadinya game ke-5 di kandang Chicago, United Center. Danny Granger memasukkan 4 tembakan free throw penentuan untuk mengamankan kedudukan untuk skor akhir menjadi 89-84. Chicago Bulls yang tertinggal 84-71 di 2 menit tersisa, melakukan rally dan memangkas ketertinggalan menjadi 85-84 melalui three point play dari Joakim Noah, sayangnya tembakan 3 angka dari Carlos Boozer gagal masuk. Dan Derrick Rose yang menjadi top skorer (32.7 PPG) di seri ini, hanya berada di garis free throw sebanyak 4 kali. Jauh di bawah rata-rata-nya 16.3 FTA dari 3 game sebelumnya. Plus, cedera angkel yang diderita Rose membuatnya menembak dengan persentase buruk 37.9 % FG alias di bawah rata-ratanya di regular season yang mencapai 44.5 % FG. Danny Granger menjadi player of the game dengan mencetak 24 angka, 10 rebound, dan 4 assists. Sedangkan dari Chicago Bulls, Joakim Noah memimpin dengan perolehan 21 angka dan 14 rebound. Derrick Rose juga mencetak double-double dengan 15 angka, 4 rebound, dan 10 assists. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Indiana Pacers di playoff, setelah era Reggie Miller yang pensiun pada tahun 2006.

baca selengkapnya

Yup, gak terasa 82 games di regular season sudah terlewati. Rasanya baru kemarin LeBron James dan Chris Bosh bergabung dengan Dwyane Wade di Miami Heat, South Florida. Rasanya baru kemaren sore, Carmelo Anthony dan Chauncey Billups di transfer ke New York Knicks bergabung dengan Amare Studemire. Yang jelas, NBA Post season alias playoff akan dimulai mulai hari Sabtu, 16 April 2011 waktu USA. Artinya di Indonesia hari Minggu, 17 April 2011 (mudah-mudahan Jak-Tv nyiarin pertandingan Chicago Bulls vs Indiana Pacers).

Selama regular season berlangsung, motto NBA musim ini yaitu “here comes the greatest season” benar-benar terwujud. Berikut catatan-catatan menarik selama NBA Regular season 2011:

baca selengkapnya

Dua tahun belakangan, teriakan-teriakan MVP dari supporter penonton didominasi hanya untuk dua pemain, yaitu LeBron James dan Kobe Bryant. Well, tidak untuk musim ini. Permainan Derrick Rose telah mencuri perhatian penonton dari dominannya aksi-aksi LBJ dan KB24. Teriakan-teriakan MVP yang ditujukan bagi Derrick Rose dari bangku penonton, tidak hanya terdengar ketika Chicago Bulls bermain laga kandang. Tapi juga ketika Bulls menjalani laga tandang. Aksi-aksi crossover-nya yang diakhiri dengan tembakan liar, tidak hanya menyihir para penonton. Tapi juga, menundukkan kepala para pemain lawan alias defender-nya. Seolah mereka bertanya: bagaimana caranya menjaga Rose dari penetrasi paint area. Dan tak jarang pemain center lawan terkena technical foul. Yang artinya satu angka dari garis free throw untuk Chicago Bulls.  Pujian dan respek pun bertebaran dari kawan, lawan, para pelatih, dan juga dari para penonton. Derrick Rose adalah pemain paling panas musim ini.

baca selengkapnya

Pertahanan Chicago Bulls (no. 1 di NBA) yang solid berhasil mengalahkan perlawanan Atlanta Hawks dengan skor telak 94 – 76. Chicago Bulls yang mencetak rata-rata 44,3 rebound per game (RPG), berhasil mengungguli perolehan rebound dengan 50 – 28 atas Atlanta Hawks. Derrick Rose, kandidat terkuat MVP musim ini berhasil mencetak 34 angka 5 rebound dan 6 assist. Sedangkan rekannya Luol Deng mencetak 18 angka 9 rebound dan 7 assist. Joe Johnson pemain Atlanta Hawks, berhasil mencetak 16 angka, Josh Smith mencetak 15 angka dan Jamaal Crawford mencetak 14 angka dari bangku cadangan.

Chicago Bulls berhasil mendominasi jalannya pertandingan pada paruh kedua dan mengungguli peraihan angka 46 – 26 atas Atlanta Hawks. Perolehan 26 angka di paruh babak merupakan yang terendah di musim ini bagi Atlanta Hawks. Derrick Rose mendapatkan jumlah free-throw yang sama dengan keseluruhan jumlah free throw para pemain Atlanta Hawks.

baca selengkapnya

Derrick Rose mencetak 20 angka untuk mengangkat Chicago Bulls mengalahkan Charlotte Bobcats dengan skor telak 101 – 84. Kyle korver mencetak 20 angka dari bangku cadanagan, Joakim Noah mencetak double-double dengan 12 angka 13 rebound. Pertahanan Chicago Bulls yang kuat dengan hanya membolehkan lawan mencetak angka dibawah 90 adalah salah satu alasan kemenangan Bulls. Kemenangan ini juga disumbangkan dari produktivitas pemain cadangan Chicago Bulls dengan 51 angka vs 31 angka dari Charlotte Bobcats. Sayangnya, kemenangan gemilang ini dinodai oleh cedera ankle kiri forward andalan Bulls Carlos Boozer akibat flagrant foul dari Kwame Brown.

baca selengkapnya