Team-Hates Rivalry: Carl Fogarty vs Aaron Slight

Posted: 4 February 2012 in Louder than a Bomb, Motorcycle
Tags: , , , , ,

Carl Fogarty adalah pembalap paling sukses di ajang Superbike. Bersama tim pabrikan Ducati, Foggy dijuluki sang Raja karena ia terlalu dominan di ajang WSBK. Meskipun banyak yang mengakui talenta Fogarty, banyak juga publik dan media yang menganggap dominasi Fogarty karena dia membela Ducati. Sehingga banyak yang meragukan, bila Fogarty bisa menang tanpa Ducati. Sebagai pembalap kelas wahid, akhirnya Carl Fogarty hengkang dari tim Ducati setelah mendapatkan dua kali gelar juara dunia berturut-turut bersama Ducati 916. Dan bergabung bersama tim Castrol Honda RC45 pada tahun 1996, untuk membuktikan bahwa Foggy bisa menang tanpa Ducati. Persis seperti kasus hengkangnya Rossi dari Honda ke Yamaha:mrgreen: .

Sayangnya, Honda pun sebelumnya sudah memiliki jagoan yaitu, Aaron Slight. Bila kita berkaca pada masa sekarang, nasib Slight mirip dengan Dani Pedrosa. Berbakat, cepat, dan langganan podium, tanpa gelar juara. Tapi berbeda dengan Pedrosa, Aaron lebih vokal. Hasilnya, persaingan antar rekan setim pun tidak bisa dihindarkan. Aaron justru ingin membuktikan bahwa alasan dominasi Fogarty karena peraturan WSBK yang lebih memihak kepada karakter mesin L-Twin. Pada awal musim, sepertinya memang terbukti bahwa Fogarty tidak bisa menang tanpa Ducati. Sampai Foggy meminta kepada Honda untuk melakukan perubahan yang radikal pada sasis RC45 agar lebih sesuai dengan gaya balapnya “mid-speed-corner”. Dan akhirnya, Fogarty berhasil memenangkan GP Superbike bagi Honda secara berturut-turut.

Keberhasilan Foggy rupanya memicu perang mulut dengan rekan setimnya sendiri, Aaron Slight. Puncaknya ketika WSBK 1996 memasuki seri di Sentul, Indonesia (Sentul ma broo.  Kapan lagi ya Sentul kedapatan seri WSBK atau MotoGP..:mrgreen: ) dimana terlihat bahwa Foggy mengklaim dirinya lebih hebat dari Slight. Aaron pun merasa kesal ketika semua orang termasuk komentator dari SkySports lebih menginginkan Foggy yang memenangkan seri Sentul. “Selalu saja Foggy ini, Foggy itu,” ujar Slight. Perseteruan tersebut akhirnya ditengahi oleh bos tim castrol Honda, Neil Tuxworth. Setelah seri WSBK di Sentul, Foggy mengadakan konferensi pers dan menyatakan bahwa Slight adalah salah satu pembalap hebat, dan dia menaruh respek terhadap Aaron.

Pada akhir musim 1996, Fogarty berada di peringkat ke 4 klasemen dengan 4 total kemenangan. Sedangkan Aaron Slight berada di peringkat 2 klasemen, dengan 1 total kemenangan. Jadi siapa yang paling hebat antara Carl Fogarty vs Aaron Slight?? Sedikit sulit untuk menentukan bila hanya melihat dari musim panasnya bersama Honda yang cuma setahun. Tapi menjadi mudah bila menentukan dari siapa yang sudah meraih titel juara. Yah, yang memegang trofi-lah yang paling hebat. Bravo, Carl “the King” Fogarty:mrgreen: .

Sumber: http://www.visordown.com/features/team-hates-eight-intense-team-mate-rivalries/15556-6.html

Comments
  1. ya2kzzz says:

    kapan2..tau kapan deh bro sentul kebagian..😆

  2. […] Team-Hates Rivalry: Carl Fogarty vs Aaron Slight […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s