Defensive Riding Dalam Kamus Pak Beye

Posted: 12 November 2011 in Safety Riding
Tags: , , , ,

Bukan.. bukan.. ane bukannya pingin ngomong kalo ane gak puas dgn pemerintahan Pak SBY:mrgreen: . Ane gak ngerti apa-apa soal politik. Lagian seperti yg bro Lingga Asmarantaka bilang, Pak Beye itu penyanyi bukan biker keren kayak Pak Harto (ane setuju dgn ini😉 ). Lantas apa maksudnya dengan judul di atas?? Hmm, mungkin kalo mas bro dah pernah baca buku SBY: g*k Harus Bisa karangan Dino Patti Djalal. Disitu disebutkan motto pak Beye, “expect the best be prepare for the worst.”

Mang apa hubungannya ama defensive riding??

Well, sebelum menjawab pertanyaan tersebut WBS mencoba mendefinisikan arti dari defensive riding. Menurut warungbaksosabar (2011:mrgreen: ) defensive riding adalah sikap seorang biker dalam menghadapi situasi kondisi jalanan yang dinamis. Dinamis?? Yep, betul kalo gak mau dibilang kondisi jalan justru fluktuatif dan sulit ditebak, seperti halnya menebak kapan kasus Antasari Azhar selesai. Fluktuatip karena timbulnya deret lalu lintas. Apalagi jaaaan, itu deret lalu lintas??. Lagi2 menurut WBS 2011, Deret lalu lintas adalah peningkatan jumlah kendaraan bermotor sesuai deret ukur sedangkan pertumbuhan jalan sesuai dengan deret hitung. Singkatnya semakin hari jumlah kendaraan semakin banyak jumlah jalanan segitu2 aja. Diperparah dengan tidak diiringi dengan peningkatan attitude pengendara yg baik. Yang artinya kondisi jalan semakin semrawut jek:mrgreen: .

So, apa hubungannya motto pak eS Be Ye dgn defensive riding?? Juragan warung mencoba menjawab. Menghadapi kondisi jalan yg semrawut, kita perlu pegangan yaitu defensive riding dan dalam melakukan defensive riding kita perlu berpegang kepada expect for the best prepare for the worst. Mengapa perlu the best?? Karena kita harus enjoy dalam berkendara (untuk mengurangi faktor kelelahan). Dan mengapa kita perlu tahu “worse”?? karena worst case dari naik motor adalah jatuh. Yep, dua faktor “the best” dan “worse” tidak bisa dilepaskan dalam kamus defensive riding.

Bingung?? Sammaaa:mrgreen: . Well, ada ungkapan “kita tidak bisa percaya 100% terhadap kondisi lalu lintas disekitar kita.” Ambil contoh: ada kopaja didepan kita dgn kondisi lampu sein menyala ke kiri. Kita bisa saja mengindikasikan bahwa mungkin saja kopaja didepan hendak belok atou menepi utk menaik/turunkan penumpang, sehingga memungkinkan bagi kita untuk mendahului kopaja tsb <expect for the best> . Tapi bagaimana kalo kopaja tersebut cuman nyari penumpang shg si sopir sialan cuman mantau ke kiri dan lupa mantau keadaan bagian kanan kopajanya?? Skenario paling sering, pas setengah nyalip tuh kopaja eh si kopaja masuk ke badan jalan tanpa ngeliat spion (disinyalir memang gak peduli👿 ). Mungkin kita akan nglakson keras2 ato ngerem utk menghindari “pertikaian motor vs bus kopaja” yg bisa membahayakan rider <prepare for the worst>.

 Yupss, ditengah kesemrawutan lalin saat ini kita memang dituntut selalu waspada dalam berkendara. Pahami perilaku2 menyimpang dari pengendara2 lain di ibukota ini. Entah itu kendaraan umum maupun pribadi. Selalu waspada di dekat U-turn. Dan jangan lupa untuk selalu memantau spion anda kanan/kiri. Beri jalan bagi pengendara lain yg lebih cepat. Keep braderhud. Selalu ingat defensive riding dan mottonya “expect the best be prepare for the worse”. Terutama ketika menyalip.

Ini sekelumit W B S dalam memahami sedikit tentang defensive riding. Sudahkah anda defensive riding???

Comments
  1. bimo96 says:

    jangan alay pokoknya…….

  2. asmarantaka says:

    artikelnya mantab😀

  3. Abed Saragih says:

    Berkunjung pagi2 hanya untuk memberi senyuman persahabtan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s