Casey Stoner yang mendominasi di sesi kualifikasi cukup memberikan gambaran bahwa balapan MotoGP Aragon 2011 akan berlangsung membosankan. Tapi, yang tetep membuat ane duduk manis didepan tv adalah rasa ingin tahu bagaimana performa Desmosedici dengan sasis barunya yg berbahan alumunium. Well, sejak start dan Valentino Rossi langsung nge-joss seketika membuat mata ini terasa segar. Finally Rossi bisa fight.

Balapan sendiri dimenangkan oleh Casey Stoner yang leading dari lap awal hingga akhir. Dani Pedrosa finish kedua, diikuti oleh “Ace Yamaha” Jorge Lorenzo yang finish diurutan ketiga. Kemenangan Casey Stoner kali memang merupakan kado manis bagi kubu Repsol Honda yang mendapatkan pencapaian 100 kemenangan. tambah manis karena dikelas Moto2, Marc Marquez yang membela panji2 Repsol juga memperoleh kemenangan. so it’s double victory for the Repsol Honda Team.

Tapi sorry Stoner, anda memang pemenang di GP Aragon. Karena berita akan lebih banyak mengacu kepada performa Rossi dan Ducati Desmosedici. Terus terang sejak lap2 awal ane penasaran dengan berapa lap time Valentino Rossi. Ubek-ubek motogp.com ane dapet data menarik. Sejak lap2 awal, Desmosedici Rossi istiqomah mencetak lap time 1.51,xxx, masih jauh dibelakang para Ace Honda dan Yamaha yang lap time-nya berkisar 1.49,xxx – 1.50,xxx. Yang artinya Desmo Rossi masih tertinggal sekitar +1,xxx dari lap time leading group. Kabar bagusnya, Rossi beberapa kali overtaking ditikungan. Artinya problem understeer Ducati Desmosedici GP 11 mulai sedikit teratasi. Walaupun masih jauh dari sempurna.

Yang menarik lagi adalah, Nicky Hayden yang sejak awal mampu mencetak lap time psikologis 1.50,xxx daripada Rossi yang hanya sekali mencetak 1.50,xxx. Hmm, disinyalir Hayden berada cukup jauh dibelakang pembalap didepannya. Beda dengan Rossi yang harus fight dengan pembalap barisan belakang yg memang lap timenya 1.51,xxx – 1.52,xxx. Sehingga Hayden emang lebih leluasa ngacir daripada Rossi. So, apakah Desmo GP 11 Rossi sudah ada perkembangan dengan sasis alumunium baru?? Jawabannya adalah ada walaupun masih sedikit. Dan kini muncul problem baru dengan grip ban belakang. Problem inilah yg mengurang performa Rossi menjelang 10 lap terakhir😦 .

Well, masih banyak pe er buat Ducati-Rossi-Burgess-Preziosi. Anyway, melihat totalitas Ducati dalam mengembangkan Desmosedici bukanlah hal yang mengherankan bila tim ini akan lebih berbicara banyak musim depan. Go Valentino Rossi and Ducati, tanpamu MotoGP ibarat kasur tanpa Syahrini,, gak sesuatu banget yaahh..😎

monggo komentarnya😉

Comments
  1. B M W ♣ says:

    lumayan,ada perkembangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s