A Funny Story About Soichiro Honda (Part III.. EnDthek broo)

Posted: 16 September 2011 in Louder than a Bomb, Motorcycle
Tags: , , , , , ,

Apa jadinya bila Soichiro Honda tidak memutuskan untuk terjun di dunia balap. Dan apa jadinya bila Honda tidak menantang dunia barat pada masa itu. Mungkin inovasi yang dilakukan oleh pabrikan Eropa tidaklah terlalu signifikan dalam satu dekade keikutsertaan Honda.

Inilah “kekuatan mimpi” dari seorang Soichiro Honda. Seseorang yang pernah ditolak naik pesawat karena kebanyakan membawa sparepart dikopernya. Memang ketika memulai mimpinya untuk terjun didunia balap Honda belum tahu apa-apa soal motorsport. Sama tidak tahunya Soichiro tentang manajemen perusahaan yang baik. Well, dengan sparepart2 yang ia beli itulah Honda jadi tahu apa yang dibutuhkan untuk mengikuti ajang motorsport dunia. Honda menjadi tahu, dibutuhkan material berkualitas nan presisi dan keberanian inovasi tiada henti untuk bersaing didunia balap motor. Dan sejak inilah Honda menghasilkan produk-produk yang terkenal reliable dan berkualitas sekaligus kencang:mrgreen: .

Lantas apakah ini adalah sebuah cerita lucu alias a funny story?? Hmm, mungkin pada masanya Honda dianggap idiot oleh orang Eropa. Teknologi 4 katup per silinder yang dikembangkan Honda memang dianggap remeh oleh para insinyur Eropa. Tapi Honda membuktikan bahwa dengan 4 katup per silindernya, mesin-mesin Honda menghasilkan rata-rata 5 HP lebih besar dibandingkan kompetitornya. Eheemmm,, maksudnya MV Agusta. Hasilnya?? Seperti yang udah ane sebut sebelumnya, 16 gelar juara dunia dan 138 kemenangan GP Series dalam 9 tahun keikutsertaannya di berbagai kelas. Mungkin Honda akan tertawa bagi kita yang memiliki mimpi besar tapi tidak total dalam meraihnya. Seperti mottonya yang terkenal, “99 % kegagalan, 1 % kesuksesan.” So, melihat prestasi Honda era 1959-1967 yang luar biasa tentunya dibutuhkan usaha yang lebih luar biasa pula. Dalam suatu situs web disebutkan, “biaya yang dikeluarkan Honda pada debutnya di ajang motorsport tahun 1959 sama dengan biaya sebuah tim untuk menghadapi seluruh musim.” Which means, chasing dreams with totallity.

The Endthek of the story😎

Soichiro Honda “The Power of Dreams”

Monggo komentarnya mas bro

Sumber

sumber

Comments
  1. […] A Funny Story About Soichiro Honda (Part III.. EnDthek broo) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s