Kobe vs MJ: Stop Comparisson!!

Posted: 17 May 2011 in Louder than a Bomb
Tags: , , , , ,

Kobe Bryant dan LA Lakers terpaksa pulang lebih awal musim ini. yah, setelah kalah 4-0 dari Dallas Mavericks di semifinal wilayah barat, Kobe harus mengakhiri pengejaran gelar three peat keduanya. Mengecewakan para penggemarnya yang berharap memberikan penghargaan kepada Kobe berupa gelar “the next Jordan.” Jika saja Kobe memenangi NBA Final musim ini, tentunya gelar “the next Jordan” kepada Kobe tidak akan ada lagi yang meragukannya. Dan kini setelah pengejaran three peat kedua Kobe telah pupus, tentunya pergunjingan mana yang lebih hebat antara Kobe dan Michael Jordan sudah pasti akan memanas kembali.

Well, saya akui bahwa saya adalah fans berat Kobe Bryant. Dan saya juga mengakui bahwa Michael Jordan adalah pemain NBA terhebat di era ’83 hingga akhir karirnya di Chicago Bulls tahun 1998. Meskipun di era milennium MJ bermain di NBA kembali bersama Washington Wizards dan membuat rekor mencetak 40+ angka di usia 38+ tahun. Washington Wizards yang diperkuat oleh MJ, bukanlah tim yang terlalu disegani pada waktu itu. Dan walaupun banyak yang bilang, bahwa Michael Jordan dan Scottie Pippen berhasil menjadi juara tanpa keberadaan center yang tangguh. Well, kalo seperti itu kita juga harus memberikan apresiasi terhadap Chauncey Billups yang membawa Detroit Pistons juara di NBA Finals 2004. Tidak tanggung-tanggung Billups mengangkat Pistons juara atas Los Angeles Lakers yang diperkuat dream team, “Shaq-Kobe-Payton-Malone.”Memang, Pistons diperkuat oleh “defensive player of the year” Ben Wallace. Tapi, Ben Wallace bukanlah seorang pemain center dominan seperti halnya Shaquille O’Neal maupun Hakeem Olajuwon. Ben Wallace hanyalah seorang pemain center spesialis defense.

So, bagaimana solusi Kobe vs Michael Jordan: Stop Comparisson?? Gampang kok, tanyakan saja kepada diri masing2, tanyakanlah seperti ini:

“jika Kobe bermain di era ’84-’98 bisakah Kobe sehebat MJ dan jika MJ bermain di era milennium apakah MJ akan lebih hebat dari Kobe saat ini???

Hmm, pertanyaan sulit tapi kita bisa menyimpulkan sendiri jawabannya. Michael Jordan adalah pemain terhebat di eranya MJ bermain, begitu juga Kobe Bryant. Bila cincin juara menjadi tolok ukur pemain terhebat sepanjang masa, berarti jawabannya bukanlah MJ maupun Kobe. Bill Russel-lah jawabannya dengan koleksi 11 cincin, atau mungkin Robert Horry dengan perolehan 7 cincin dengan 3 tim berbeda:mrgreen: . Bila statistik, yah berarti kita harus angkat topi terhadap Wilt Chamberlain. Tidak ada yang bisa menyamai rekor statistik Wilt Chamberlain di segala lini. Kalo salah satunya seperti points per game alias PPG mungkin bisa, tapi kalo bicara PPG, RPG, APG, BPG, dan Steal per game. Apalagi ketika Wilt mencetak rata-rata 50.4 PPG dan 25.2 Rebound per game. Mengejar salah satu rata-ratanya saja sudah sulit. So, Kobe is Kobe and Michael Jordan is MJ. Anyway, kalo memang ada yang tidak setuju monggo dikomentari.

Semoga berguna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s