Perlunya Pemain “Preman” di Babak Playoff NBA ??

Posted: 4 May 2011 in Louder than a Bomb
Tags: , , , , , , , ,

Siapapun tahu, kalo persaingan di zona playoff NBA sangat ketat. Tidak peduli peringkat dan home court advantage dari masing2 tim yang bertanding. Saking ketatnya permainan, tidak jarang aksi adu fisik kerap terjadi dilapangan dan menyulut emosi pemain. Ketika emosi pemain lawan telah tersulut, maka biasanya pemain tersebut terpaksa dipanggil oleh pelatih untuk berada di bangku cadangan karena bisa membahayakan kedudukan tim, yang bisa saja pemain tersebut terkena technical foul yang artinya satu angka gratis dari garis free throw untuk tim lawan alias menjadi show stopper di ajang playoff NBA. Di NBA sendiri keberadaan pemain-pemain penyulut emosi atau saya sebut “preman” sudah ada sejak bahkan NBA itu ada sendiri. Dan keberadaan pemain preman  di NBA playoff kini sudah menjadi faktor krusial untuk bertahan di kerasnya atmosfer playoff. Saking krusialnya, kita sampai menyebut Dinasti Tim Duncan di  San Antonio Spurs adalah “Silence dynasty” alias dinasti sunyi, yah karena Tim Duncan bukanlah tipe pemain yang suka menyulut emosi lawan dengan “menyikut” dan melakukan trash talk terhadap pemain lawan. Nah, ada beberapa pemain preman yang cukup annoying terhadap pemain lawan akibat aksi premanisme-nya di lapangan. Berhubung saya tidak terlalu hapal pemain di era ’70-an dan ‘80-an, saya batasi saja sejak era millennium dan saya berikan top 7 preman era millenium di NBA:

1. Kevin Garnett

Melihat posturnya yang atletis, tingginya yang menjulang 7-kaki (213 cm), plus kehausannya akan kemenangan dan gelar juara sudah cukup menjadi show stopper bagi defender lawan. Apalagi jika harus meladeni celotehannya, Kevin Garnett adalah tipe pemain yang tidak pernah terlihat lelah alias capek. Meskipun KG harus bermain sambil mengintimidasi pemain lawan dengan celotehannya yang seolah tidak ada habisnya. Di NBA regular season 2011 ini, KG terlibat insiden dengan Charlie Villaneuva pemain Detroit Pistons yang dibentak oleh KG dengan perkataan seperti ini kira-kira, “lu mau maen gak siy, maen yg bener dong jgn kayak orang sakit, NBA bisa sakit kena kanker gara2 permainan lu dodol!!.” Tentu saja akibat umpatannya ini KG menuai kontroversi, terlebih salah satu pelatih ternama di NBA, yaitu George Karl baru saja sembuh dari kanker dan banyak yg memprotes KG telah menyinggung pelatih Denver Nuggets tersebut. Tapi KG tetaplah bersikap gentle dan meminta maaf pada George Karl pada pertandingan melawan Denver. Ulah KG di lapangan menjadi momok tersendiri bagi pemain2 Eropa, sebut saja Joakim Noah yang menyebut KG adalah pemain kotor di beberapa media dan Pau Gasol yang terintimidasi oleh sikap agresifnya KG di NBA Finals. Tidak hanya pemain lawan yang dibentak oleh KG dilapangan, teman setimnya pun menjadi langganan omelan KG jika bermain tidak agresif dan fokus. Tidak percaya?? Tanya saja Glen Davis yang terlihat menangis setelah dibentak oleh KG. Yah, biar bagaimananpun KG tetaplah dihormati baik kawan maupun lawan. Bila KG berhasil dibungkam dan diam, maka bahaya bagi Celtics karena KG adalah singa dan vocal leader mereka.

  1. Rasheed Wallace

Siapa yang tidak kenal dengan power forward satu ini. Dialah member bad boys di Pistons yang mengalahkan Shaq-Kobe-Karl Malone-Gary Payton di NBA Finals 2004. Rasheed suka mengintimidasi pemain maupun tim lawan sejak sebelum pertandingan. Bahkan ketika seri playoff dimainkan dan tim yang dibelanya kalah. Rasheed akan berkata kepada media, bahwa dia akan membalas kekalahan tersebut dan dia benar2 membalasnya pada game berikutnya. Luar biasa. Bila kita ibaratkan, maka Rasheed Wallace adalah Mohammad Ali-nya NBA. Karena Rasheed suka memaki lawannya sebelum, ketika, dan sesudah pertandingan. Plus, Rasheed akan dengan bangga mengejek lawannya bila gagal menjaganya memasukkan bola. Yah, dialah Mohammad Ali di liga NBA. Karena Rasheed juga memiliki willing to win yang besar, berkata jujur, dan berani mengutarakan pendapatnya. Rasheed bukanlah tipe pemain yang menginginkan media memberitakan bahwa ia pembohong sehingga menjadikannya pemain pendusta. Aksi premanismenya memang sangat krusial, Detroit Pistons yang bukanlah tim dengan diisi pemain2 bintang layaknya LA Lakers menjelma menjadi tim yang disegani. Rasheed adalah bad boys-nya Detroit Pistons era millennium.

  1. Ron Artest

Ron Artest, haha inilah pemain paling nyentrik sekaligus kontorversial di NBA. Artest termasuk daftar pemain yang gemar berkelahi di lapangan maupun diluar lapangan. Sebut saja aksi brutalnya ketika insiden Indiana Pacers melawan Detroit Pistons. Artest yang melakukan foule keras terhadap Ben Wallace dan terpaksa  duduk di meja skor, tiba-tiba seorang penonton melempar Ron dengan kaleng minuman Diet Coke. Kontan saja Ron Artest marah dan menghampiri penonton tersebut sekaligus berkelahi dengannya, dan menyebabkan dia dilarang bermain sebanyak 86 pertandingan. Ketika Artest membela Indiana Pacers memang ia sering melakukan perkelahian. Yah, Artest memang mudah naik pitam dan harus mengikuti anger management class dan mental health class untuk mengatur emosinya. Peran premannya memang sangat krusial, lihat saja ketika ia membela Houston Rockets dan memaksa seri western conference semifinal melawan Kobe dan Lakers menjadi 7 game. Padahal Rockets tidak diperkuat Yao Ming. Plus, ketika ia membela LA Lakers dan melawan Celtics di NBA Finals. Artest berhasil men-shut down Paul Pierce dan meraih cincin pertamanya. Meskipun bukan faktor utama di offense, Artest tetap dibutuhkan untuk memprekuat defense dan intimidasinya dilapangan. Dan kini Artest berhasil men-shut down Chris Paul di game 5 dan 6 kemarin.

  1. Bruce Bowen

Oke, diawal saya menyebut Tim Duncan dan Spurs adalah silence dynasty. Tapi tanpa aksi Bruce Bowen sebagai defender preman. Spurs tentu sulit menghentikan pemain skorer dari tim lawan. Bruce tidak segan melukai lawannya untuk mengintimidasi mereka dalam mencetak angka. Lihat saja Steve Nash yang harus beradu lutut dengannya dan memaksa bermain dengan lutut yang terluka. Atau defense-nya yang luar biasa terhadap LeBron James di NBA Finals 2007. Bruce Bowen is a bad boys form the silence Spurs. Dialah preman San Antonio Spurs yang kebanyakan berisi pemain Eropa yang mempunyai manner alias sopan.

5.  Sam Cassel

Sam Cassel adalah pemain dari planet lain:mrgreen: . Haha😆 , setidaknya itulah yang dikatakan oleh KG ketika menjadi rekan setimnya di Minnesota Timberwolves dan Boston Celtics. Cassel adalah point guard dengan kemampuan post plays yang terbaik di NBA. Tapi Sam Cassel juga merupakan defender dengan kemampuan mengintimidasi lawannya dengan adu fisik. Lihat saja aksi diving Sasha Vujajic yang jadi terlihat bodoh ketika dijaga Sam Cassel pada NBA Finals 2008. Dengan tembakan liarnya yang memang sudah jadi bakat dan talenta spesialnya, Sam Cassel menjadi show stopper bagi lawannya. Apalagi dengan tarian gilanya ketika ia berhasil memasukkan tembakan gilanya. Ketika memimpin offense, Sam Cassel akan menggunakan bahasa planet “haghagdsgbbas” yang hanya dipahami oleh kawannya dan ia berhasil membodohi musuhnya dengan hal tersebut😀. Sam Cassel berhasil menjadi juara NBA di tahun 1994, 1995, dan 2008.

  1. Tony Allen

Kalo ada pemain yang cocok untuk disebut ebagai “Kobe Stopper”, maka Tony Allen adalah jawabannya. Dan Tony Allen disebut begitu bukan tanpa alasan. Kobe terpaksa menembak dengan persentase FG dibawah 40 % karena dikawal oleh Tony Allen. Tony melakukannya dengan atletis dan kemauannya untuk selalu bergerak agar Kobe tidak mendapatkan bola atau menembak dalam keadaan sulit. Plus, di playoff musim ini aksi preman Tony berhasil men-shut down si cengeng Manu Ginobili dan mengangkat Memphis Grizzlies memenangi seri palyoff pertama kali dalam sejarahnya. Peran premannya sangat krusial untuk tim yang dibelanya. Dan Tony selalu berhasil untuk melimit pemain skorer lawan yang dijaganya.

7. Chris Andersen

Melihat tubuhnya yang penuh tattoo saja sudah merupakan show stopper bagi tim lawan. Chris Andersen memang tidak segan-segan melakukan adu fisik yang memang tugasnya sebagai power forward dan back up center. Chris suka berceloteh layaknya Kevin Garnett dalam mengintimidasi lawannya. Kalo diibaratkan diala Dennis Rodman era millennium. Karena Chris juga tak segan mengejar bola hustle. LA Lakers terpaksa bermain 6 game dalam western confernce finals 2009, karena denfense dari Chris berhasil men-shut down Pau Gasol dan Andrew Bynum.

Masih banyak lagi pemain-pemain preman di NBA, terutama diera ’80-an dan’90-an yang memang trash talk masih merupakan hal yang jamak. Pemain2 di era ’90-an yang terkenal dengan aksi premannya adalah Dennis Rodman, Charles Barkley, Mario Ellie, Michael Jordan, Reggie Miller, dan masih banyak lagi. Mereka bermain dengan hati dan keinginan menang yang besar. Kerasnya atmosfer playoff, kerap membutuhkan pemain2 preman ini untuk mengintimidasi lawan agar membuat kesalahan.  Dan mereka tetaplah dicintai para penggemarnya, karena dengan aksi premanisme-nya di lapangan menyebabkan pertandingan semakin menarik dan tidak membosankan layaknya FIBA Europe:mrgreen: . Silahkan komentarnya🙂 .

Comments
  1. rinaldimadani says:


    Lihat itu boy..

  2. udah,, tapi LBJ msh terkenal sbg cry baby:mrgreen:

  3. rinaldimadani says:

    Curang sekali tuh oneil. Langkah layup ko’ dihalangin..
    Tambahin 2 bro.. Paul Pierce sama Iverson, tuh sering Trash Talk..

  4. haha.. itulah ciri permainan tim timur NBA,, keras..
    Paul Pierce dan Allen Iverson msh terlalu lembek untuk jadi pemain Preman.. xixi,, peace..:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s