Déjà vu For the Los Angeles Lakers

Posted: 25 April 2011 in NBA Games Report
Tags: , , , , , , , ,

Bad game for the Lakers today. Bad day for Kobe. Jarret Jack yang mendapatkan passing dari Chris Paul, berhasil menceploskan tembakan penentuan bagi Hornets menjadi 90-86 pada 9.3 detik tersisa. Sebelum akhirnya Hornets mengambil kemenangan 92-88 dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di playoff series. Seperti yang sudah saya bilang pada artikel sebelumnya, musuh terbesar Lakers adalah fokus, motivasi, dan cedera para pemainnya. Seperti kita lihat Pau Gasol dan Andrew Bynum bermain tidak terlalu agresif di babak kedua. Dan kini, Lakers dipaksa bermain dalam 6-7 games di ronde pertama ini. selain itu, Kobe kembali mengalami cedera angkel kembali. Setelah menjaga Jarret Jack yang melakukan crossover drible di akhir kuarter keempat. Tapi, Kobe tetap berada di lapangan dan bermain. Plus, Kobe tidak mencetak angka sedikitpun (0 point) di babak pertama game playoffs (terakhir melawan Minnesota pada tahun 2004).

Pertandingan sendiri berjalan ketat dan keras. Terlihat dari Chris Paul yang terluka di bagian mata akibat bersenggolan dengan Ron Artest ketika melakukan jump ball. Plus hard foul terhadap Kobe dari Chris Paul di kuarter ketiga. Meskipun berjalan dengan skor ketat, defense dari Lakers terlalu banyak lubang di paint area dan dimanfaatkan oleh pemain-pemain Hornets untuk mencetak angka di paint area. Keatletisan dan speed dari pemain Hornets benar-benar luar biasa hari ini. penetrasi-penetrasi yang berbuah poin dan foul semakin membuka pertahanan LA Lakers. Pemain Lakers banyak yang tidak disiplin dalam mengambil defensive rebound, sehingga NO Hornets memiliki keunggulan di offensive rebound (12-9) dari Lakers dan assists (25-17).

Di babak pertama, Trevor Ariza yang sedang on fire berhasil mencetak 16 angka. Ron Artest juga turut menyumbang 16 angka bagi Lakers di babak pertama. Strategi Lakers di kuarter-kuarter awal adalah permainan low post dari Gasol dan Bynum. Pau yang bermain tidak baik di game awal, berusaha untuk meningkatkan kepercayaan dirinya di game ini. Kobe dan Chris Paul menjadi fasilitator alias playmaker di babak awal dengan memberikan 7 assists bagi teman-temannya. Chris Paul yang sebelum pertandingan didiagnosis cedera di ibu jari kirinya. Men-take over Hornets di babak kedua, setelah sebelumnya scoreless di babak awal dengan mencetak 4 angka di menit-menit terakhir kuarter dua. Total Chris Paul mencetak triple double dengan 27 angka, 15 assists, dan 13 rebound. Sedangkan Kobe yang tidak mencetak angka dibabak awal, mencetak 14 angka di kuarter tiga dari total 17 angka (5-18 FG), 6 rebound, dan 8 assists. Pau Gasol mencetak 16 angka, 4 rebound, dan 4 assists.
Lemahnya defense Lakers dibabak awal karena duo Gasol-Bynum terkena foul trouble di kuarter pertama dan disiplinnya pemain Hornets dalam mendapatkan rebound dan menembak free throw. Plus Chris Paul yang on fire di babak kedua. Pertandingan selanjutnya memang berada di Staples Center, kandang LA Lakers. Tetapi pertanyaannya adalah “will Kobe Bryant plays for game 5??” mungkinkah Déjà vu LA Lakers yang dipaksa bermain dalam 7 game seperti seri western conference finals 2009 atau Boston Celtics di NBA Finals 2010 akan terjadi. Tantangan besar menanti Kobe dan LA Lakers jika mereka ingin meraih gelar three-peat. Nothing easy. Well, we still believes Kobe and the Lakers.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s