Derrick Rose: Kandidat MVP Termuda dalam Sejarah NBA

Posted: 12 April 2011 in Louder than a Bomb
Tags: , , , , , , , ,

Dua tahun belakangan, teriakan-teriakan MVP dari supporter penonton didominasi hanya untuk dua pemain, yaitu LeBron James dan Kobe Bryant. Well, tidak untuk musim ini. Permainan Derrick Rose telah mencuri perhatian penonton dari dominannya aksi-aksi LBJ dan KB24. Teriakan-teriakan MVP yang ditujukan bagi Derrick Rose dari bangku penonton, tidak hanya terdengar ketika Chicago Bulls bermain laga kandang. Tapi juga ketika Bulls menjalani laga tandang. Aksi-aksi crossover-nya yang diakhiri dengan tembakan liar, tidak hanya menyihir para penonton. Tapi juga, menundukkan kepala para pemain lawan alias defender-nya. Seolah mereka bertanya: bagaimana caranya menjaga Rose dari penetrasi paint area. Dan tak jarang pemain center lawan terkena technical foul. Yang artinya satu angka dari garis free throw untuk Chicago Bulls.  Pujian dan respek pun bertebaran dari kawan, lawan, para pelatih, dan juga dari para penonton. Derrick Rose adalah pemain paling panas musim ini.

Sepanas apa Derrick Rose musim ini. Rose mendominasi peraihan gelar Player of the Week bahkan player of the month. Yang berarti, Derrick Rose bermain secara maksimal dan konsisten musim ini. Meskipun sempat terkena cedera ankle. Selain itu, Chicago Bulls berhasil meraih total kemenangan sebanyak 60 games (tanpa rekor kekalahan 3 kali beruntun). Jumlah total kemenangan tersebut terakhir diraih oleh Chicago Bulls pada tahun 1997, ketika era Michael Jordan – Scottie Pippen. Takjub?? Nanti dulu, jumlah kemenangan tersebut juga diraih dengan banyaknya pemain kunci yang cedera. Sebut saja Joakim Noah dan Carlos Boozer. Artinya, Derrick Rose-lah yang paling banyak mengangkat performa timnya.

Musim ini Derrick Rose meraih torehan 25.1 PPG, 7.9 APG, 4.2 RPG, 1.1 SPG, dan 0.6 BPG. Sehingga menjadikan Rose sebagai satu dari 7 pemain yang mencatatkan setidaknya 24.0 PPG, 4.0 RPG and 8.0 APG. Enam pemain lainnya, adalah Oscar Robertson, Wilt Chamberlain, Jerry West, Michael Jordan, Gary Payton dan LeBron James. Rose juga menjadi satu-satunya pemain yang berada di peringkat sepuluh besar catatan point dan assists.

Dengan sisa 2 laga. Kemungkinan Derrick Rose menjadi MVP memang sangatlah besar. Meskipun Stan Van Gundy berujar, bahwa hanya Dwight Howard-lah kandidat MVP yang bermain secara dominan untuk mengangkat kemenangan di timnya. Well, MVP tidaklah seperti itu. Seorang MVP haruslah bisa mengeluarkan kemampuan teman-temannya alias melibatkan teammate-nya dalam mencapai target kemenangan. Dan Derrick Rose-lah orangnya. Dialah MVP musim ini dan pantas membawa pulang trophy Maurice Podoloff. Hanya saja, sebagai salah seorang penggemarnya. Saya berharap Derrick Rose tidak terkena “kutukan MVP” seperti LeBron James, Kobe Bryant, Dirk Nowitzki, Kevin Garnett, Steve Nash, dan Allen Iverson. Yang berhasil meraih gelar MVP regular season, tapi gagal meraih gelar juara NBA Finals. Yah, musim ini adalah musim yang sangat berat. Seperti motto NBA saat ini. Here comes the greatest season. Gak sabar menunggu bulan Juni.

Semoga berguna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s