Leasing Factor Efek Depresiasi Merajalela

Posted: 2 April 2011 in Motorcycle
Tags: , , , , , ,

Gue termasuk pemilik V-ixion yang kurang beruntung. Dimana gue ngebet dan Alhamdulilah punya V-xion dari tahun 2007 akhir, tepatnya November. Sebenernya siy, waktu itu bokap ngijinin untuk beli secara cash. Tak lain dan tak bukan, dananya memang udah siap alias ada, juga hadits Nabi dan Doa yang paling utama dari junjungan Nabi Muhammad SAW adalah terhindar dari hutang. Taapppiiiii, mau cash harus sabar nunggu tiga bulan (jadi inget lagu Jamrud, Telat Tiga Bulan, red.) motor kesayangan baru dateng plus kalo dah tiga bulan ada konsumen lain yang mau kredit, maka konsumen tersebut yang lebih diutamakan.

Guah gigit jari aja nunggu konsumen yang tidak terpengaruh untuk ngutang alias kredit. Dan ini berlaku hampir diseluruh dealer Yamaha yang gua sambangin (entah dealer lainnya). Bayangin, harusnya divisi marketing yang banting tulang buat jualin produk, ini konsumen yang peras keringet demi nyari tunggangan idaman. Dan ujungnya karena sifat manusia gua yg gak sabaran, akhirnya bokap gua setuju untuk leasing. Ya Allah dan Rasul-Nya maafkan hamba-Mu yang

hina ini.

Singkat cerita, tahun 2010 Yamaha Byson digadang-gadangin mau keluar. Dan gue jatuh cinta dengan desainnya yang memang lebih ciamik dari Yamaha V-Ixion. Nah, ibarat kentut cinta harus dikeluarkan biar gak sakit perut. Ringkasnya, gue berpaling hati pengen ganti Yamaha Byson. Berhubung harga seken Yamaha V-ixion tahun 2007 sekarang ini berada dikisaran 13,5 juta maksudnya buat nambah modal gituh. Gue jadi iba dan CLBK lagi terhadap Luna. Kenapa why?? Karena because, gue beli V-ixion ini pake leasing. Harga OTR waktu beli memang cuman 19,5 juta. Taaapppiiiii, berhubung kredit gue total harga yang harus gua bayar adalah 22,025 juta. Berarti depresiasi harganya setelah hampir 4 tahun sekitar 8,525 juta ato sekitar 40 % dari harga leasing. Kalo tanpa leasing alias kredit, yah sekitar 6 juta. Ada selisih 2,5 juta, dan uang segitu untuk kelas middle seperti gue sangatlah berharga. Uang segitu udah sama dengan gaji rata-rata sebulan kerja di Jakarta.

Intinya, depresiasi harga motor bakal bertambah kalo kita beli dengan embel2 leasing (nenek2 juga tahu,). Sekedar tambahan, gua kredit cuman ngambil yang 11 bulan. Entah berapa depresiasinya yang ngambil sampe 23 bulan, yang pasti lebih besar dari yang gua alamin. Solusinya, kalo dah terjebak kena leasing. Yah anggep aja motor cinta mati, satu motor untuk selamanya (kalo perlu ampe anak cucu kita bisa menikmati, hehe). Jangan dijual lagi kecuali kena musibah. Karena cuman bikin sakit hati bin nyesek ngeliat harga jual kembalinya. Dan bersyukurlah dengan motor anda sekarang. Lebih baik duitnya ditabung buat beli the real moge, walopun seken. Loohhhh???

Semoga berguna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s