10 Reasons Why We Love Kobe Bryant

Posted: 2 April 2011 in Louder than a Bomb
Tags: , , , ,

Kobe stop! Kobe Stop! Begitu teriakan penonton kandang, ketika Kobe dan Lakers bermain laga tandang. Tetapi Kobe tidak akan berhenti, Kobe Never Stop! He keep running Even he’s injured. Hehe, itulah Kobe Bryant. Pemain legenda yang selalu dibandingkan dengan Michael Jordan. Banyak alesan buat para “abas” nge-fans dengan Kobe. Tapi gue rangkum sampe 10 aje yee, cekidot:

1.       The Best Basketball Player in the World

Hanya orang yang tidak mengerti basket atau kelompok pembenci Kobe (Kobe Haters) yang tidak setuju dengan pernyataan di atas. MJ memang pemain terbaik, tapi itu dulu, kini kita masih berada di era Kobe Bryant. Meskipun ada LBJ, D-Wade, CP3, atau kandidat kuat MVP musim ini Derrick Rose. Siapa yang meragukan bakat dan skillnya yang diatas rata2, cobalah tonton permainan dan highlightnya di youtube. Dan siap2lah tercengang alias terpukau.

2.       Kobe is Evolution

Yah, melihat Kobe yang sekarang ini seperti melihat sebuah kematangan alias evolusi. Evolusi dari seorang pemain basket SMU yang langsung didraft ke NBA dan berasal dari keluarga pebasket yang kaya, sehingga cenderung selfish dan berseteru dengan Shaquille O’Neal. Sampai akhirnya melahirkan duo dahsyat Shaq & Kobe dan meraih 3 cincin juara NBA bersama. Kemudian menjadi tulang punggung LA Lakers sepeninggal Shaquille O’Neal. Hingga sekarang menjadi true leader era Kobe-Gasol. Kobe yang sekarang bukanlah Kobe yang cocky, angkuh, dan selfish. Kobe telah menjelma menjadi “Dewa Basket” yang humble. Meskipun bukan kandidat kuat MVP musim ini. Kobe selalu masuk 10 besar nominasi MVP. Puncaknya MVP regular season tahun 2008.

3.       Explosive

Permainan Kobe selalu explosive. Entah itu dunknya atau ketika Kobe memecahkan rekor dengan torehan 81 angka, maupun ketika Kobe mencetak rekor 50 angka 4 kali berturut-turut. Bahkan, beberapa game terlalu mudah untuk seorang Kobe, ingat peristiwa Kobe vs Dallas Mavericks tahun 2006. Saat itu Kobe mencetak 62 angka dalam 3 kuarter, sedangkan Dallas cuma mencetak 61 angka. Yep, Kobe just outscored Dallas Mavericks. Dan kini Kobe sedang mengincar posisi 5 all-time scoring leader yang dipegan oleh Shaquille O’Neal.

4.       I Play to Win

Walopun banyak menuai kritik, ketika Kobe mencetak 50+ angka atau mengambil tembakan yang banyak. Kobe is Kobe. Kobe bermain untuk menang. Dan teman2nya tahu ini. Kobe-lah go-to-guy LA Lakers. Meskipun tembakannya gagal masuk, we still loves Kobe to take that shot so he can score 50 points. 5 gelar juara NBA dari 7 kali trip ke NBA Finals semakin membuktikan kehebatan Kobe.

5.       Creativity

Entah sudah berapa banyak highlight dan top 10 Plays of the week dari NBA Highlight. Dan kita masih terpukau melihat Kobe melakukan hal-hal gila lainnya. Talk about creativity, Kobe is the Man.

6.       Mental Toughness

Inilah yang belum dimiliki sepenuhnya oleh LBJ, Kobe never cry and never run. Kobe akan kembali dan mengambil kemenangan yang direbut oleh rivalnya. Ingat Revenge Games terhadap Gilbert Arenas yang mencetak 60 angka dan mempecundangi Lakers dikandangnya. Hah, Kobe dan Lakers datang ke Verizon Center, mencetak 39 angka dan menghancurkan Gilbert Arenas yang terkena foul trouble. Apapun resikonya. Bahkan cedera pada bagian jari dan lutut tidak menghalangi Kobe bermain luar biasa di NBA Finals musim 2009 dan 2010. Dan kini Kobe tetap bermain dengan semua daftar cederanya untuk mengincar gelar three-peat yang kedua bersama Lakers.

7.       The Challenger

Berbeda dengan Michael Jordan yang selalu menantang dirinya sendiri untuk bermain bagus. Kobe menantang rival2nya yang telah mengambil gelar atau kemenangan yang seharusnya dimiliki Kobe Bryant. Kobe tentu tak pernah melupakan tragedy bus ketika kalah pada game ke-6 di NBA Finals 2008. Kobe kembali menantang Boston Celtics pada musim 2010, dan memastikan pemain Celtics merasakan hal yang sama ketika memenangi game ke-7 NBA Finals dan meraih juara.

8.       The Rivalry

Di arena manapun, kandang atau tandang Kobe akan menghasilkan rivalitas. Dan yang membuat kita heran adalah, tidak sedikit suporter penonton yang meneriakkan MVP kepada Kobe meskipun saat itu LA Lakers bermain laga tandang. Luar biasa?? Suangaaaadd.. inget make d.. hehe..

9.       The Show Stopper

Ketika Kobe masuk ke arena, maka itu sudah merupakan show stopper bagi lawan2nya. Ketika Kobe mulai bermain dan menjalankan aksinya maka terror akan kekalahan sudah menghantui para pemain lawan, bahkan pelatih dan supporter lawan. Entah dunk, tembakan-tembakan sulit, blok, steal, maupun passingnya yang brilian akan meruntuhkan semangat pemain lawan.  Gak percaya?? Tanya saja Stan Van Gundy ketika timnya didominasi oleh seorang Kobe di NBA Finals 2009.

10.   The Whole Package alias All Around Player

Kobe seorang pemain guard. Tetapi Kobe mempunyai kemampuan post-plays yang sangat hebat. Tinggi badan Kobe memang “cuma” 1.98 m, tapi Kobe bisa memblok tembakan Yao Ming yang tinggi badannya mencapai 2.28 m. Bicara soal dunk, pemain NBA mana yang belum terkena poster dunk oleh Kobe Bryant.

Bicara soal Kobe rasanya tidak akan ada habisnya. Sebagai seorang atlet, maka Kobe adalah  teladan. Porsi latihan yang gila, skill, bakat, dan kemampuan atletik yang terbaik di NBA, experience, leadership, lapar akan gelar juara, work ethic, dll. Semuanya patut dicontoh. Tapi, sebagai manusia Kobe tetaplah bukan pribadi yang sempurna seutuhnya. Isu skandal perkosaan pada tahun 2003 tetap menjadi isu ketidaksempurnaan Kobe sebagai insan manusia. Sebagai pemain NBA, Kobe masih tetap the best, bahkan hingga lima tahun mendatang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s