Lebih dalam tentang Wall Street 2: Money Never Sleep

Posted: 10 March 2011 in NBA Games Report
Tags: , ,

Tulisan ini sekedar iseng dan komentar dari gua aje setelah menonton film Wall Street 2: Money never Sleep. Karena menurut gue film ini cukup menarik dan membuka wawasan gue tentang yah dunia politik dan ekonomi. So film ini keren banget.

Ok, pertama dari judulnya itu, ada embel-embelnya Money Never Sleep. Hehe, sebagai seorang muslim gue agak lucu juga ngeliatnya. Money Never Sleep, yang gue tahu itu adalah God never sleep. Tetapi film ini memang menceritakan tentang orang-orang yang sudah dibutakan oleh duit (money, red.).

Tetapi ada tiga hal yang gua bikin lebih tertarik lagi pada film ini, yaitu:

  1. Is greed good??
  2. There’s an old saying, “stole a little they throw you in jail, stole a lot they made you a king.”
  3. Mother of evil is speculation.

Tiga dialog tersebut yang bikin gue interested sama film ini. Gordon Gekko yang mempromosikan bukunya yang berjudul “Is greed good?” (apakah tamak itu benar, red.), menjelaskan karena ketamakanlah manusia menjadi berpikir ke depan untuk mendapatkan lebih banyak uangg dengan cara investasi. Ilustrasinya begini:

“bartenderku merenovasi rumahnya yang bernilai 200.000 dollar dan menjualnya dengan harga 250.000 dollar.” Kelebihan 50.000 dollar itulah yang ia (si bartender) gunakan untuk belanja dan keperluannya. Ketika ia berhasil, si bartender dengan ketamakannya akan berpikir untuk membeli rumah lain. Yes man, tamak akan membuat kita untuk terus mencari berbagai cara untuk mendapatkan uang, tetapi dengan ketamakan itulah kita kemungkinan bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik (asal caranya bener dan halal aje).

Yang kedua, ungkapan “mencuri sedikit mereka akan memasukkanmu ke dalam penjara, mencuri lebih banyak mereka akan menjadikanmu seorang raja.” Yang begini nih ternyata tidak cuma di Indonesia, tapi juga di Amerika (buat para pengamat-pengamat yang kerjanya cuman mencari dan membuka aib orang, please deh sadar).

Stole a little they throw you in jail, ini contohnya adalah maling ayam, maling coklat 3 biji, maling piring majikan, pokoknya maling kecil-kecilanlah istilahnya. Kalo maling yang kayak gini gak banyak cerita, gak pake larutan langsung masuk penjara dah. Entah itu setahun, dua taon, mungkin sumur idup (mungkin gak sih??, hehe). Masalahnya duit yang didapet si maling paling cuman 20 rebu, 30 rebu yah banteran dikit dah 100 rebu ini paling langsung abis buat beli susu, buat makan, kalo dah terpaksa banget buat kawin. Si hakim ma plokis mana kecipratan tuh duit yang cuman segitu.

Stole a lot they made you a king, nah yang ini nih gue juga heran. Kalo ada duit mah laler aja dah nemplok apalagi pihak yang berwajib. Banyak yang ngebelain dah. Perlu larutan keringat KPK, massa, kebersihan nurani polisi, bahkan memo dari presiden. Duitnya cuy, kamar di rumah kite juga gak bakalan cukup buat nampung tuh duit. Tujuh turunan kalo kate orang dulu juga cukup (sorry aje yang keturunan ke delapen dan seterusnye gak kebagian). So, buat maen2 tuh duit bisa. Sampe-sampe si Gordon Gekko bilang, “it’s not about the money anymore, it’s about the game we playing.” Asu,  Kita sebagai rakyat biasa hanya dilenakan oleh dongeng-dongeng kepanikan dan kebodohan yang timbul akibat permainan mereka.

Makanya uang terakhir itu adalah “Mother of all evil is speculation” (Asal segala kekacauan adalah spekulasi, red). Saya rasa nggak ada yang menyangkal hal ini, terutama para businessman. Sebagai contoh stok beras menurun, maka harganya sudah pasti akan naik (hukum supply-demand). Yang jadi pertanyaan, tahukah kita jumlah stok beras yang susungguhnya??. None, negative, yang kita tau dari tv ato radio mungkin internet pokoknya terjadi kelangkaan beras makanya harga naik. Siapa yang mengetahui pasti jumlah stok tersebut?? Yang pasti hanya segelintir. Yah, lagi-lagi sebagai rakyat kita cuman jadi pion prajurit bagi para spekulan, media dan koruptor.

So, filmnya menarik kan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s